![]() ![]() ![]() |
Mengembangkan Kurikulum BIPA yang Ramah terhadap Pelajar
Y. Karmin
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Abstrak
Kurikulum merupakan komponen yang sangat penting di samping guru dan fasilitas dalam proses pembelajaran. Secara tradisional kurikulum berisi rumusan tujuan dan bahan pengajaran yang harus diajarkan guru dan dipelajari siswa untuk mencapai tujuan itu. Menurut pandangan baru kurikulum menitikberatkan pada kebutuhan siswa, berisi apa yang sebenarnya diajarkan oleh guru dan dipelajari oleh siswa; mengajar adalah membuat siswa belajar. Kurikulum yang bagaimanakah yang memungkinkan pengajar (guru) membuat pelajar (siswa) belajar BIPA?
Makalah ini memberikan gambaran tentang kurikulum BIPA yang sesuai dengan tutuntutan perkembangan terakhir: memenuhi kebutuhan siswa, memberikan kemungkinan yang besar kepada pengajar untuk membuat pelajar belajar, dan guru bukan sekadar fasilitator. Untuk itu dikemukanan dua pokok pembicaraan, yaitu dasar-dasar penyusunan kurikulum dan kerangka kurikulum. Kurikulum disusun atas dasar kebutuhan belajar, yaitu untuk apa belajar bahasa Indonesia; teori tentang belajar pada orang dewasa; keadaan bahasa Indonesia dalam perkembangannya yang terakhir; dan pendekatan yang tepat.
Kerangka kurikulum meliputi tujuan umum
dan tujuan khusus, ruang lingkup bahan pengajaran dan sumbernya, serta
sistem evaluasi. Tujuan umum pengajaran BIPA adalah memenuhi kebutuhan
pelajar untuk mengetahui dan menggunakan bahasa Indonesia untuk berbagai
keperluan; tujuan khusus sesuai dengan kebutuhan para pelajar. Ruang lingkup
bahan meliputi kebahasaan dengan ragam pemakaiannya serta sastra; sumbernya
adalah bahasa dalam pemakaian lisan dan tertulis. Evaluasi dilakukan dalam
proses dan pada akhir program.
Biodata:
For more information, please contact:
Kipbipa Secretariat
IALF Bali
Jalan Kapten Agung 17
Denpasar
Bali 80232
Indonesia
|
fax +62 361 263509 kipbipa@ialfbali.co.id |
![]() |