![]() ![]() ![]() |
Propensity: Pendorong Keberhasilan Pembelajaran Bahasa Indonesia
I Nengah Sudipa
Fakultas Sastra Uiversitas Udayana, Denpasar
Abstrak
Propensity yang ada pada setiap pembelajar bahasa Indonesia, baik secara internal maupun eksternal telah menjadi pendorong demi keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia oleh orang asing. Propensity yang diartikan semacam ‘desakan’ menurut Wolfgeng Klein, dalam bukunya Second Language Acquisition (1986) terdiri atas: 1). kebutuhan komunikasi; 2). integritas sosial; 3). skap; dan 4). pendidikan.
Data pendukung tulisan ini dikumpulkan dari hasil pembelajaran 5 mahasiswa BIPA Fakulatas Sastra Universitas Udayana selama satu semester (Februari-Mei 2001). Kelima mahasiswa itu adalah Chun (Korea), Yuki, Keiko, Tomoko dan Satoko (Jepang) yang belajar pada Level II.
Dari hasil wawancara awal, monitoring harian
dan hasil tes lisan pada tengah dan akhir semester, dalam bidang Berbicara,
ternyata desakan pada Kebutuhan Komunikasi menduduki tempat tertinggi sebagai
pendorong keberhasilan mereka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Biodata:
Drs. I Nengah Sudipa, MA yang lahir
di Karangasem, 31 Juli 1954 adalah staf pengajar di Jurusan Sastra Inggris
Fakultas Sastra UNUD dan kini sedang mengikuti program S3 Linguistik di
Universitas Udayana. Menyelesaikan program Master of Arts di Monash University
Melbourne dalam bidang Applied Linguistics tahun 1988. Pernah menjadi sekretaris
BIPA UNUD 1998-2000 dan pernah mengikuti KIPBIPA III di Bandung, sebagai
pemandu Lokakarya BIPA regional di IALF Bali, Oktober 2000.
For more information, please contact:
Kipbipa Secretariat
IALF Bali
Jalan Kapten Agung 17
Denpasar
Bali 80232
Indonesia
|
fax +62 361 263509 kipbipa@ialfbali.co.id |
![]() |