![]() ![]() ![]() |
Farida Agoes
Politeknik Negeri Bandung
Abstrak
Brosur ditujukan untuk mempromosikan suatu produk perusahaan yang dapat ditemui di mana-mana. Brosur merupakan alat pendukung utama pemasaran, sehingga, dalam perancangannya, brosur dibuat secara hati-hati. Pertama, pihak perancang menganalisis kekuatan dan kelemahan perusahaannya; kemudian mengamati kesempatan dan tantangan yang ada dan akan dihadapinya. Lalu, mempelajari apa yang diinginkan dan diharapkan oleh calon konsumennya. Dipelajarinya juga budaya dari calon konsumennya agar apa yang ditawarkannya dapat menyentuh hati mereka karena bagaimanapun budaya seseorang akan sangat menentukan pola pikir dan pola tindakannya. Setelah semua data diperoleh barulah brosur dibuat.
Brosur perjalanan adalah brosur untuk pemasaran pariwisata yang produknya bersifat intangible. Orang tidak dapat merasakan suatu produk pariwisata tanpa mengalaminya sendiri. Oleh sebab itu, brosur perjalanan, yang mempromosikan produk berupa imej dari suatu daerah tujuan wisata untuk diketahui oleh konsumen yang berasal dari budaya lain, dirancang dengan menyatukan budaya dari daerah tujuan wisata dan budaya konsumen.
Setiap budaya mempunyai nilai dan norma yang satu dengan yang lainnya berbeda. Secara universal, ada 7 unsur dan isi kebudayaan universal yang kesemuanya merupakan informasi yang tercakup dalam brosur perjalanan.
Melihat proses pembuatan, fungsi serta
kandungan isinya maka tepatlah kalau brosur digunakan sebagai media untuk
pengajaran komunikasi lintas budaya.
Biodata:
Farida Agoes adalah alumnus (1986) Linguistik-FaSa-UNPAD, Bandung. Sejak 1987, aktif dalam mengajar bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bandung (ITB), PAAP-Fak. Ekonomi-UNPAD. ITENAS, UNJANI, dan beberapa lembaga serta kursus bahasa Inggris lainnya di Bandung.Selain mengajar bahasa Inggris, ia juga pernah mengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing. Beberapa jabatan di Politeknik ITB pernah didudukinya, seperti: koordinator pengajar bahasa Inggris, sekretaris MKDU, ketua redaksi jurnal"Spektrum", dan ketua Pusat Bahasa. Aktivitas penerjemahan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukannya. Pada awal 1999, ia mendapat kepercayaan dari PT. Kaltim Prima Coal untuk menjadi konsultan pada "translation unit" perusahaan itu. Menyadari bahwa bahasa dan budaya adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan Bali adalah unggulan budaya Indonesia, ia melanjutkan kuliahnya di PS. Kajian Budaya - UNUD, dan sekarang sedang dalam tahap penyelesaian.
For more information, please contact:
Kipbipa Secretariat
IALF Bali
Jalan Kapten Agung 17
Denpasar
Bali 80232
Indonesia
|
fax +62 361 263509 kipbipa@ialfbali.co.id |
![]() |