![]() ![]() ![]() |
Aspek-aspek Budaya yang Terlupakan dalam Praktek Pengajaran Bahasa Asing
E. Aminudin Aziz
Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung
Abstrak
Tidak ada keraguan apalagi pertentangan
baik di antara para bahasawan, para perancang kurikulum maupun guru bahasa
bahwa aspek-aspek budaya bahasa target harus menjadi bagian dari materi
pengajaran bahasa tersebut. Akan tetapi, pada kenyataannya, mereka sering
berbeda pendapat dalam hal penentuan aspek-aspek budaya yang mesti diajarkan
itu. Ada pihak – bahkan ini merupakan kebanyakannya – yang menganggap bahwa
unsur budaya yang mesti diajarkan itu adalah yang berkait dengan adat istiadat,
tarian, nyanyian, dan sejenisnya. Akan tetapi, unsur-unsur yang justru
secara intrinsik berkaitan dengan the proper conduct of language use
bahasa itu sendiri sering kali terabaikan, padahal pemahaman tentang masalah
tersebut oleh pembelajar bahasa target bagaimanapun menjadi sangat penting,
mengingat hal itu merupakan bagian dari kompetensi komunikastif yang harus
dikuasai. Salah satu ciri intrinsik itu adalah yang berkait dengan realisasi
pertuturan. Makalah ini akan membahas aspek-aspek budaya pertuturan yang
lazim dipakai oleh penutur asli bahasa Indonesia, khususnya dalam realisasi
pertuturan menolak dikaitkan dengan kesantunan berbahasa. Akan ditunjukkan
bagaimana strategi yang lazim dipakai oleh orang Indonesia itu disalahfahamkan
oleh yang bukan penutur asli bahasa Indonesia. Untuk itu, akan disajikan
prinsip dan norma kesantunan yang berlaku dalam masyarakat penutur bahasa
Indonesia, yang berbeda dengan prinsip kesantunan dari Grice (1975), Leech
(1983), dan Brown & Levinson (1987).
Biodata:
E Aminudin Aziz adalah dosen pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI Bandung. Memperoleh MA (1996) dan PhD (2000) dalam bidang linguistik dari Monash University Australia. Mulai mengajar BIPA sejak 1992 baik di Indonesia maupun di Australia. Sering menjadi pemakalah pada seminar kebahasaan di tingkat nasional dan internasional. Beberapa karyanya telah diterbitkan termasuk pada Monash University Linguistics Paper dan Multilingua. Pada tahun 2000-2001 memperoleh Postgraduate Publication Award dan diangkat sebagai Honorary Junior Research Associate di Department of Linguistics, Monash University.
For more information, please contact:
Kipbipa Secretariat
IALF Bali
Jalan Kapten Agung 17
Denpasar
Bali 80232
Indonesia
|
fax +62 361 263509 kipbipa@ialfbali.co.id |
![]() |