![]() ![]() ![]() |
Dr. B. Widharyanto, M.Pd.
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Abstrak
Autentisitas di dalam pembelajaran bahasa asing, seperti BIPA merupakan aspek yang penting dan harus diupayakan oleh para pengajarnya. Autentisitas bukan hanya terkait dengan wujud bahasa yang dipelajari oleh pembelajar, namun juga terkait dengan strategi dan teknik pembelajaran, serta bentuk-bentuk pengukuran keberhasilan pembelajaran BIPA.
Makalah ini secara khusus akan mengupas ihwal autentisitas ini di dalam konteks (1) bahan-bahan pembelajaran bahasa Indonesia yang dipelajari pembelajar asing, (2) strategi dan teknik pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas-kelas BIPA, dan (3) bentuk-bentuk tes BIPA yang diberikan pada para pembelajar. Dasar pemikiran yang digunakan dalam makalah ini adalah autentisitas bukanlah bersifat "hitam" dan "putih" atau autentik dan tidak autentik. Autentisitas dalam hal ini lebih dilihat sebagai suatu kontimum, di mana bahan pembelajaran, strategi, dan teknik pembelajaran, dan bentuk-bentuk tes BIPA selalau mengandung unsur-unsur yang alamiah.
Makalah ini juga akan menyuarakan padangan
yang ditujukan kepada para pengajar BIPA, bahwa walaupun kelas bahasa adalah
suatu bentuk rekayasa pembelajaran yang sifatnya tidak autentik, kelas
bahasa perlu memaksimalkan sifat-sifat autentik yang terdapat di dalam
ketiga komponen pembelajaran di atas. Semakin banyak sifat-sifat autentik
yang ada di dalam pembelajaran kita, maka semakin komunikatiflah pembelajaran
kita.
Biodata:
Dr. B. Widharyanto adalah dosen dan Kapordi pada program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Selain menaruh minat dalam bidang Sosiopolitikolinguistik dan Analisis Wacana Kritis, penulis juga menggeluti bidang Pengajaran BIPA karena di Prodi PBSID, BIPA merupakan paket pilihan dengan jumlah 20 SKS.
For more information, please contact:
Kipbipa Secretariat
IALF Bali
Jalan Kapten Agung 17
Denpasar
Bali 80232
Indonesia
|
fax +62 361 263509 kipbipa@ialfbali.co.id |
![]() |