Belajar Kata-Kata Baru

Ni Komang Wartini
IALF Bali

 

Kosa kata merupakan salah satu komponen yang penting dalam belajar bahasa. Semakin banyak perbendaharaan kata yang dimiliki pembelajar, semakin mudah dia menyampaikan pikirannya baik dalam tulisan maupun lisan. Untuk memperkaya kosa kata, siswa sebaiknya mempunyai buku khusus untuk mencatat kata-kata baru. Cara-cara berikut bisa dipakai oleh siswa dalam mencatat kata-kata baru.

A. Terjemahan

Siswa menerjemahkan kata-kata baru yang dipelajari.
 
Bahasa Indonesia Bahasa Inggris
gula sugar
terima kasih thank you
memasak to cook
Cuaca weather

B. Gambar-Gambar

Kata-kata baru itu digambar dalam buku catatannya.

C. Definisi

Siswa mencatat definisi kata-kata baru itu. Definisi itu bisa ditemukan di kamus atau definisi itu disederhanakan dengan memakai kata-kata sendiri.
 
wesel surat pos untuk mengirimkan uang
pingsan tidak sadar; tidak ingat
sarapan makanan yang dimakan pada pagi hari

D. Contoh-contoh kalimat

Kata-kata baru yang dipelajari dipakai dalam kalimat. Kalimat-kalimat itu ditulis dalam buku kosa kata.
 
padat Penduduk di pulau Jawa dan Bali sangat padat.
tanpa Saya suka minum kopi Bali tanpa gula atau susu.

E. Topik

Siswa bisa menulis kata-kata/ungkapan yang dipelajari berdasarkan topik, misalnya: Di Kantor Pos, Di Sekolah, Di Rumah Sakit.

Di Kantor Pos

surat mengirim perangko amplop menerima  kode pos
kilat Saya ingin mengirim paket ini.
paket Tolong ini ditimbang.

F. Daftar Kata-kata

Siswa bisa pula membuat daftar kata-kata berdasarkan kelas katanya; misalnya: Kata Sifat, Kata Kerja, Kata Benda dsb.

Kata Kerja

Kata Dasar Kata berimbuhan
tulis menulis
baca membaca
kerja bekerja
ajar belajar

Kata Sifat

Kata Dasar Kata berimbuhan
bosan membosankan
lelah melelahkan
tegang menegangkan
takut menakutkan

G. Jaringan Kata-kata

Cara mencatat kata-kata seperti ini hampir sama dengan pencatatan kata-kata berdasarkan topik. Siswa menambahkan kata-kata baru pada jaringan sbb.

Return to Volume I/1