Volume I/5
January 2003
BULETIN
PENGAJARAN
BIPA
Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing
   Daftar Isi

Pengantar Redaksi

Seluruh staf Redaksi ikut berduka atas tragedi ledakan bom di Legian-Kuta, Bali pada 12 Oktober 2002. Secara langsung tragedi itu mempersulit posisi BIPA di dalam negeri. Banyak program BIPA telah dibatalkan menyusul ‘travel warning’ dan ‘travel advice’ dari berbagai negara. Jika tidak lebih buruk, kondisi saat ini hampir sama dengan keadaan kondisi 1998 setelah kerusuhan di Jakarta dan sekitarnya dan krisis Timor Timur (sekarang Timor Leste).

Kecuali jika terjadi mukzizat, sepertinya dalam waktu dekat ini kondisi BIPA tidak akan menjadi lebih baik terutama jika kita bercermin pada keadaan sosial, ekonomi, dan politik di negara kita. Oleh karena itu, kita mesti mulai berpikir ke arah yang lebih strategis. Jika selama ini kiblat kita lebih banyak ke Australia karena negara ini memiliki program pengajaran bahasa Indonesia yang sangat mapan, maka sebagai tuan rumah saat ini perhatian kita harus diarahkan ke segala arah.

Program-program BIPA di tanah air harus secara gencar ‘memasarkan produk’ mereka ke seluruh dunia dengan pola yang terencana dan profesional. Misalnya, mengapa kita tidak menengok ASEAN, yang mestinya lebih membutuhkan bahasa Indonesia ketimbang Australia. Pembentukan jaringan dan hubungan bilateral sudah sebaiknya lebih diintensifkan terutama oleh pengelola BIPA swasta. Saya yakin program BIPA yang ada di tingkat universitas sudah lebih dulu menjajagi kesempatan ini.

Terhentinya (untuk sementara) kunjungan orang asing ke Indonesia akibat ‘travel warning’ dan ‘travel advice’ di atas, saya yakin tidak akan membuat kita berhenti total untuk bekerja mengembangkan BIPA. Paling tidak kegiatan-kegiatan penyelenggaraan forum ilmiah seperti diskusi, lokakarya, seminar, dan penerbitan jangan sampai ikut terhenti. Menurut hemat saya, sekaranglah saatnya kita melakukan konsolidasi ke dalam guna lebih menajamkan visi profesional kita tentang BIPA.

Mari pererat jabat tangan kita, mantapkan dan satukan pandangan dan langkah ke depan untuk menghadapi setiap tantangan yang akan muncul.

Selamat berjuang insan BIPA.
Selamat Tahun Baru 2003.

Redaksi

For more information, contact:

Redaksi Buletin Pengajaran BIPA
IALF Bali
Jl. Kapten Agung 17
Denpasar 80232, Bali, Indonesia
Tel. +62 361 225243, 221782, 221783
Fax. +62 361 263509
E-mail nriasa@ialf.edu

APBIPA BALI